Malaikat adaah salah satu makhluk Allah yang diciptakan dari nur (cahaya). Sebagaimana di tuturkan dalam sebuah hadis, para malaikat diciptakan dari nur, sedangkan jin diciptakan dari nyala api neraka, sedangkan Adam diciptakan dari sesuatu yang sebagaimana kalian katakan.
Malaikat memiliki spesifikasi sebagaimana yang dikatakan oleh Allah SWT,
Yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diprintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (at-Tahrim [66] : 6)
Demikianlah, para malaikat sepanjang malam dan siang senantiasa bertasbih tanpa mengenal lelah.
Makhluk yang mulia ini dijelaskan di dalam al-Qur’an senantiasa beristighfar. Lantas beristighfar untuk siapa? Mereka berisghfar untuk penghuni bumi, khususnya orang-orang yang beriman. Adapun yang dimaksud dengan istighfar yang dilakukan oleh para malaikat adalah mereka meminta kepada Allah supaya mengampuni para hamba-Nya diampuni Allah. Dalam kitab-Nya yang mulia, Allah SWT berfirman,
Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhannya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang. (asy-Syura [42: 5)
Dalam surat yang lain Allah SWT berfirman, (malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan Malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampu bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan), “Ya Tuhan kami, Rahmat dan Ilmu Engkau meliputi segala sesuatu maka berilah ampunan kepada orang-orang yag bertaubat dan mengikuti jalan Engku dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala.” (Ghafir [40]:7)
Kondisi-kondisi di mana para malaikat membaca istighfar untuk seseorang adalah ketika orang itu berada di tempat shalatnya/masjid sedang menunggu untuk melaksananakan shalat. Saat seperti ini (saat penantian) merupakan saat-saat mulia. Di mata seorang hamba tercatat mendapat pahala, mendapat anugerah berupa kedekatan dengan Allah, serta mendapat istighfar dan do’a dari para malaikat.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, Para Malaikat senantiasa bershalawat kepada seseorang di antara kalian selama dia masih berada di tempat shalatnya yaitu tempat menunaikan shalat. Para malaikat terus berdo’a, “Ya Allah, berilah keselamatan kepadanya. Ya Allah, berilah rahmat kepadanya. Ya Alah, berilah ampunan kepadanya. “Selama orang itu tidak berhadas atau keluar Masjid”. (Mutafaq ‘alaih)
Ahlan Wasahlan
Ahlan Wasahlan
Jumat, 30 September 2011
Kamis, 01 September 2011
Surat Teman
Teman..
Aku tau, aku hanya orang kesekian dari banyak orang yang menyayangimu.
Tapi,
Aku ingin menjadi orang pertama yang ada di sampingmu saat kamu kehilangan arah.
Teman,
Jika waktu'ku tak banyak untukmu, aku ingin disetiap detak jantungku terdengar olehmu.. Sebagai Tanda, aku ada untukmu.
Teman,
Jika Lidahku pernah menjadi penyayat hidupmu, aku hanya ingin maaf dan senyum termanis darimu.
Aku hanya ingin menjadi temanmu sampai nanti, sampai tertidur lelap untuk selamanya di bawah timbunan tanah hingga hari kiamat tiba.
# Untuk mu, Inspirasiku "Teman"
^_^
Aku tau, aku hanya orang kesekian dari banyak orang yang menyayangimu.
Tapi,
Aku ingin menjadi orang pertama yang ada di sampingmu saat kamu kehilangan arah.
Teman,
Jika waktu'ku tak banyak untukmu, aku ingin disetiap detak jantungku terdengar olehmu.. Sebagai Tanda, aku ada untukmu.
Teman,
Jika Lidahku pernah menjadi penyayat hidupmu, aku hanya ingin maaf dan senyum termanis darimu.
Aku hanya ingin menjadi temanmu sampai nanti, sampai tertidur lelap untuk selamanya di bawah timbunan tanah hingga hari kiamat tiba.
# Untuk mu, Inspirasiku "Teman"
^_^
Langganan:
Komentar (Atom)